Bidang Kebudayaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Bidang Kebudayaan dan Pengembangan Kepariwisataan mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan kebijakan teknis serta koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang kebudayaan dan pengembangan kepariwisataan, mempunyai fungsi:

a. Pelaksanaan penyusunan rencana kerja mengacu pada rencana strategis dinas.

b. Pelaksanaan pengkajian bahan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanan kebijakan bidang kepariwisataan, kebudayaan, tradisi, perfilman, kesenian, sejarah dan purbakala serta cagar budaya/alam.

c. Pelaksanaan penyelenggaran kebudayaan, pengumpulan data informasi permasalahan, peraturan perundang-undangan kebijaksanaan teknis yang berkaitan dengan kegiatan kepariwisataan.

d. Pelaksaan penyelenggaraan upaya pemecahan masalah yang berkaitan dengan bidang kepariwisataan, dan seterusnya.

 

Bidang Kebudayaan dan Pengembangan Kepariwisataan terdiri dari dua seksi, yaitu Seksi Kebudayaan dan Seksi Pengembangan Destinasi dan Industri Usaha Pariwisata.

(1) Seksi Kebudayaan mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan Kebijakan Teknis serta koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang Kebudayaan, mempunyai fungsi :

a. Pelaksanaan rencana kegiatan mengacu pada rencana kerja di bidang kebudayaan.

b. Pelaksanaan penyusunan dan pengolahan data sebagai bahan kajian perumusan kebijakan teknis oprasional seni budaya, perfilman dan pelaksanaan kebiajakan nasional atau propinsi dan skala kota.

c. Pelaksanaan pengendalian, pembinaan pengawasan seni budaya, sanggar seni dan perfilman.

d. Pelaksanaan pengawasan, monitoring, evaluasi dan pengembangan seni budaya dan sanggar seni serta kegiatan evaluasi dan laporan pelaksanaan kebijakan perfilman skala kota, dan seterusnya.

 

(2) Seksi Pengembangan Destinasi dan Industri Usaha Pariwisata mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan kebijakan teknis serta koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan destinasi dan industri usaha pariwisata, mempunyai fungsi :

a. Pelaksanaan rencana kegiatan mengacu pada rencana kerja bidang.

b. Pelaksanaan penyusunan dan pengolahan data sebagai bahan kajian perumusan kebijakan dan petunjuk teknis di bidang pengembangan system informasi pariwisata, penyelanggaraan usaha pariwisata serta Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (RIPP) Kota.

c. Pelaksanaan penyusunan dan pengolahan data sebagai bahan standarisasi bidang pariwisata, pedoman perencanaan pemasaran, partisipasi dan penyelenggaraan pameran, event budaya dan pariwisata serta penetapan dan pelaksanaan pedoman dan penyelenggaraan Widya Wisata, kerjasama pemasaran skala kota.

d. Pelaksanaan pengawasan, pengendalian dan pelaksanaan kerjasama pengembangan destinasi pariwisata dan monitoring, evaluasi pengembangan pariwisata skala kota, dan seterusnya.